Rabu, 24 Oktober 2018

Ancaman Pada Sistem Keamanan Jaringan


Ancaman Pada Sistem Keamanan Jaringan

Ancaman pada Sistem Keamanan Jaringan

1. DDoS (Distributed Denial of Service) dapat diartikan sebagai Penolakan Layanan secara Terdistribusi.






DDoS adalah jenis serangan yang dilakukan dengan cara membanjiri lalu lintas jaringan internet pada server, sistem, atau jaringan.
Teknik DDoS :
  1. Botnet, Bot disisipkan pada malware yang kemudian di tanam ke komputer yang terhubung ke jaringan internet, botnet langsung menjalankan perintah untuk melakukan DDoS ke komputer target dalam waktu bersamaan.
  2. Virus, virus akan secara aktif melakukan serangan DDoS ke server atau ke alamat IP tertentu yang sudah ditentukan.



2. Paket Sniffing





Paket sniffing adalah prinsip dasarnya pencurian  jenis ini adalah bahwa semua koneksi ethernet yang bersifat broadcast.



3. Ip spoofing





 IP Spoofing adalah model serangan yang bertujuan untuk menipu seseorang. Dilalui dengan cara mengubah alamat asal sebuah paket sehingga dapat melewati firewall yang telah dipasang.



4. DNS Forgery





DNS Forgery adalah Sebuah metode penipuan terhadap data-data DNS yang Penyerang membuat DNS palsu dan mengAkses ke sebuah website dialihkan ke website lain.



5.  DNS Cache





DNS Cache adalah memanfaatkan cache dari setiap server DNS yanh merupakan tempat penyimpanan sementara data-data domain.



6. Worm





Worm adalah program yang menyebar sendiri dengan cara mengirimkan dirinya sendiri ke sistem (mengandalkan dirinya sendiri).



7.  Virus





Virus adalah program yang dapat menyisipkan dirinya sendiri ke obyek lainnya, seperti : file executable (*exe) dan beberapa jenis dokumen yang digunakan (file nya dihacker).



8.   Trojan Horse/Kuda Troya




Trojan adalah jenis ancaman keamanan komputer yang dapat merusak sebuah sistem pada jaringan komputer.



9.  Junk Mail





Junk mail adalah ancaman ini adalah dengan adanya surat sampah akan memperbesar kapasitas inbox email, sehingga email lain yang penting tidak dapat masuk karena kapasitas inbox telah penuh.



10.  Exploit





Exploit adalah perangkat lunak yang menyerang kerapuhan keamanan yang spesifik namun tidak selalu bertujuan untuk melancarkan aksi yang tidak diingnkan.



11. Vulnerability





Vulnerability adalah sistem yang memungkinkan seorang penyerang untuk melanggar integritas sistem itu. Kerentanan memungkinkan  akibat lemahnya password, software bug, sebuah virus komputer atau malware, skrip kode injeksi, sebuah SQL injection atau misconfiguration.



12. Hacking



Hacking adalah suatu tindakan untuk memperoleh akses ke suatu sistem menggunakan kelemahan yang ada di sistem itu sendiri. Komputer hacking keamanan, dimana seseorang mencoba untuk mengalahkan keamanan atau memanfaatkan kemampuan dari suatu sistem komputer.

13. Social engineering




Social engineering adalah pemerolehan informasi rahasia dengan cara menipu pemilik informasi tersebut, umumnya dilakukan melalui telepon atau internet.



14. Digital signature





Digital signature adalah jenis kitogafi arsimetik. Untuk pesan yang dikirim melalui saluran yang aman, baik yang dilaksanakan tanda tangan digital penerima memberikan alasan untuk percaya bahwa pesan yang dikirim oleh pengirim yang diklaim.



15. Defeced





Defeced adalah satu serangan di sebuah situs web yang berubah tampilan visual situs tersebut


16.  Patch




Patch adalah sebagian kecil dari perangkat lunak yang dirancang untuk memperbaiki masalah dengan memperbarui program komputer atau data pendukung namun terkadang dapat memperkenalkan masalah



17. Cracker



Cracker adalah individu yang mencoba masuk ke dalam suatu sistem komputer tanpa ijin, dan merusak semua sistem data maupun file dalam suatu jaringan pada komputer.



18.  Attack



Attack adalah serangan terhadap suatu sistem terhadap proses penyampaian informasi. Dapat dikategorikan dalam 2 jenis, yakni :

  1. Serangan pasif : bertujuan untuk memantau / mengetahui data yang sedang ditransfer.
  2. Serangan aktif : bertujuan memodifikasi data yang sedang ditransfer atau mengirimkan data yang palsu.

19. Spamming ( spam )




Spamming (spam) adalah masuknya email yang tak diundang, newsgroup, secara terus menerus. Dan bisa berupa iklan dari vendor atau bisa berisi kuda Trojan.

TROUBLESHOOTING TRANSPORTATION LAYER


TROUBLESHOOTING TRANSPORTATION LAYER

1. ROUTER

mikrotik rb 750

     Router adalah suatu perangkat yang digunakan untuk menghubungkan beberapa network, baik network yang sama maupun berbeda dari segi teknologinya seperti menghubungkan network yang menggunakan topologi Bus, Star dan Ring.  

2. PROTOCOL LAPISAN JARINGAN


    Pada lapisan ini TCP/IP mendukung IP dan didukung protokol-protokol lain seperti berikut :

  • IP (Internetworking Protocol)

       Adalah sebuah mekanisme transmisi yang digunakan oleh TCP/IP. 
IP mentransportasikan data dalam paket-paket yang disebut datagram.

  • ARP (Address Resolution Protocol)

       Adalah protokol yang digunakan untuk menyesuaikan/mengetahui alamat IP berdasarkan alamat fisik(Physical Address) dari sebuah komputer.

  • RARP (Reverse Address Resolution Protocol)
       Adalah kebalikan dari ARP yakni mengetahui physical address melalui alamat IP.
  • ICMP (Internet Control Message Protocol

       Adalah sebuah mekanisme yang digunakan oleh sejumlah host dan gateway untuk mengirim notifikasi datagram yang mengalami masalah kepada host pengirim.

  • IGMP (Internet Group Message Protocol)

       Digunakan untuk memfasilitasi transmisi message yang simultan kepada kelompok/group penerima.


3. NAT
Hasil gambar untuk NAT adalah

    NAT adalah pengalihan suatu alamat IP ke alamat yang lain. Dan apabila suatu paket dialihkan dengan NAT pada suatu link, maka pada saat ada paket kembali dari tujuan maka link ini akan mengingat darimana asal dari paket itu, sehingga komunikasi akan berjalan seperti biasa.
    NAT bekerja dengan mengalihkan suatu paket data dari suatu alamat IP ke alamat IP lainnya. Ketika suatu paket dialihkan maka NAT akan mengingat dari mana asal paket dan kemana tujuan paket itu. Dan ketika ada paket kembali maka NAT akan mengirimkannya ke asal paket. Dengan kata lain host hanya akan menerima paket yang dikirim atau yang dimintanya sehingga komunikasi dapat berjalan dengan baik.


4. ICMP (INTERNET CONTROL MESSAGE PROTOCOL)

   ICMP adalah protokol yang bertugas mengirimkan pesan-pesan kesalahan dan kondisi lain yang memerlukan perhatian khusus. Pesan / paket ICMP dikirim jika terjadi masalah pada layer IP dan layer atasnya (TCP/UDP). Pada konsisi normal, protokol IP berjalan dengan baik. Namun ada beberapa kondisi dimana koneksi IP terganggu, misalnya karena Router crash, putusnya kabel, atau matinya host tujuan. Pada saat ini ICMP membantu menstabilkan kondisi jaringan, dengan memberikan pesan-pesan tertentu sebagai respons atas kondisi tertentu yang terjadi pada jaringan tersebut.

Ada dua tipe pesan yang dapat dihasilkan ICMP :
1. ICMP Error Message (dihasilkan jika terjadi kesalahan jaringan)
ICMP Error Message dibagi menjadi beberapa jenis :
  1. Destination Unreachable, dihasilkan oleh router jika pengirim paket mengalami kegagalan akibat masalah putusnya jalur baik secara fisik maupun logic. Destination Unreacheable dibagi lagi menjadi beberapa jenis :
    • Network Unreacheable, jika jaringan tujuan tak dapat dihubungi
    • Host Unreacheable, jika host tujuan tak bisa dihubungi
    • Protocol At Destination is Unreacheable, jika di tujuan tak tersedia protokol tersebut.
    • Destination Host is Unknown, jika host tujuan tidak diketahui
    • Destination Network is Unknown, jika network tujuan tidak diketahui
  2. Time Exceeded, dikirimkan jika isi field TTL dalam paket IP sudah habis dan paket belum juga sampai ke tujuannya. Tiap kali sebuah paket IP melewati satu router, nilai TTL dalam paket tsb, dikurangi satu. TTL ini diterapkan untuk mencegah timbulnya paket IP yang terus menerus berputar-putar di network karena suatu kesalahan tertentu. sehingga menghabiskan sumber daya yang ada.

    Field TTL juga digunakan oleh program traceroute untuk melacak jalannya paket dari satu host ke host lain. Program traceroute dapat melakukan pelacakan rute berjalannya IP dengan cara mengirimkan paket kecil UDP ke IP tujuan, dengan TTL yang di set membesar.

    Saat paket pertama dikirim, TTL diset satu, sehingga router pertama akan membuang paket ini dan mengirimkan paket ICMP Time Exceeded, kemudian paket kedua dikirim, dengan TTL dinaikan. Dengan naiknya TTL paket ini sukses melewati router pertama namun dibuang oleh router kedua, router ini pun mengirim paket ICMP time Exceeded
  3. Parameter Problem, paket ini dikirim jika terdapat kesalahan parameter pada header paket IP.
  4. Source Quench, Paket ICMP ini dikirimkan jika router tujuan mengalami kongesti. Sebagai respons atas paket ini pihak pengirim paket harus memperlambat pengiriman paketnya.
  5. Redirect, paket ini dikirimkan jika router merasa host mengirimkan paket IP melalui router yang salah. Paket ini seharusnya dikirimkan melalui router lain.

2. ICMP Query Message (dihasilkan jika pengirim paket mengirimkan informasi tertentu yang berkaitan dengan kondisi jaringan)
     ICMP Query Message Terdiri atas :
    1. Echo dan Echo Reply, Bertujuan untuk memeriksa apakah sistem tujuan dalam keadaan aktif. Program ping merupakan program pengisi paket ini. Respondet harus mengembalikan data yang sama dengan data yang dikirimkan.
    2. Timestamp dan Timestamp Reply, Menghasilkan informasi waktu yang diperlukan sistem tujuan untuk memproses suatu paket.
    3. Address mask, untuk mengetahui beberapa netmask yang harus digunakan suatu host dalam suatu network.


    Paket ICMP tidak diperbolehkan membebani network. Karena tidak boleh dikirim saat terjadi problem yang disebabkan oleh :

    • Kegagalan pengririman paket ICMP
    • Kegagalan pengiriman paket broadcast atau multicast.
    sumber : maulina717.blogspot.com

    TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB TIM KERJA


    BAB IV
    TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB TIM KERJA

    4.1.Tugas dan Tanggung jawab Anggota Tim
    1. Secara umum tugas dan tanggungjawab sebagai anggota tim adalah sebagai berikut:
    2. Memelihara kebersamaan dalam tim
    3. Mematuhi dan melaksanakan ketentuan atau norma yang berlaku dalam tim
    4. Merealisasikan tugas dan pekerjaan dengan sebaik-baiknya
    5. Menjaga nama baik dan kerahasiaan tim
    6. Menjamin kelancaran pelaksanaan tugas dan pekerjaan tim
    7. Memberikan kontribusi yang nyata dalam memajukan kerja sama tim
    8. Ikut berpartisipasi dalam pengambilan keputusan tim serta menerima dan melaksanakan keputusan tim dengan penuh keikhlasan dan rasa tanggung jawab.
    4.2. Tugas dan tanggung jawab pimpinan tim adalah sebagai berikut:
    1. Kreatif dan proaktif dalam memberikan dukungan terhadap kerja sama tim.
    2. Membimbing dan mengarahkan seluruh anggota dalam pelaksanaan kerja sama tim.
    3. Menanggapi dan menangani setiap permasalahan yang timbul sebagai dampak negatif dari kerja sama tim.
    4. Memikul seluruh tanggung jawab terhadap maju mundurnya kerja sama tim.
    5. Memberikan komando terhadap pelaksanaan tugas dan kegiatan tim.
    Dalam hal ini King (seorang ahli manajemen) menganjurkan 10 strategi yang ia sebut “Sepuluh Perintah Tim” (Ten Team Commandment) untuk meningkatkan kineja suatu tim yaitu :
    1. Saling ketergantungan
    2. Perluasan tugas
    3. Penjajaran (alignment)
    4. Bahasa yang umum
    5. Kepercayaan/respek
    6. Kepemimpinan yang dibagi rata
    7. Keterampilan pemecahan masalah
    8. Keterampilan menangani konflik
    9. Penilaian atau tindakan
    10. Perayaan atas kesuksesan tim
    Dapat diartikan bahwa suatu pekerjaan akan dapat diselesaikan apabila adanya kerjasama tim. Untuk mewujudkan kerjasama yang baik diantara tim maka sangat diperlukan adanya rasa saling percaya, tanggung jawab, dan rasa saling memiliki.

    KEBUTUHAN PELANGGAN


    BAB III

    KEBUTUHAN PELANGGAN

    3.1. Kebutuhan pelanggan adalah keinginan seseorang/lembaga akan barang/jasa yang ditawarkan oleh penjual secara berkesinambungan.
    3.2. Spesifikasi, kepuasan yang dicerminkan oleh pemenuhan standar pelayanan prima. membandingkan produk atau kinerja dengan kebutuhan dan harapannya
    Ada tiga tingkatan kebutuhan/harapan pelanggan:
    1.   Asumsi yaitu, dugaan atau anggapan sementara yang belum terbukti kebenarannya dan memerlukan pembuktian secara langsung.
    2.   Spesifikasi, kepuasan yang dicerminkan oleh pemenuhan standar pelayanan prima.
    3.   Kesenangan
    KEPUASAN PELANGGAN:
    1.   tanggapan emosional pelanggan setelah membeli suatu produk barang atau jasa
    2.  evaluasi purnabeli terhadap alternative produk barang /jasa yang dipilih dan memenuhi harapan pelanggan, ketidakpuasan timbul jika hasil (out come) tidak sesuai dengan harapan
    PANGSA PASAR
    Pangsa Pasar adalah strategi pemasaran yang melibatkan membagi target market yang luas ke dalam himpunan bagian dari konsumen, bisnis, atau negara-negara yang memiliki, atau yang dianggap memiliki, kebutuhan umum, kepentingan, dan prioritas, dan kemudian merancang dan menerapkan strategi untuk menargetkan mereka. Strategi segmentasi pasar biasanya digunakan untuk mengidentifikasi dan selanjutnya menentukan target pelanggan, dan memberikan data pendukung untuk elemen rencana pemasaran seperti posisi untuk mencapai tujuan rencana pemasaran tertentu. Bisnis dapat mengembangkan strategi diferensiasi produk, atau pendekatan dibedakan, yang melibatkan produk tertentu atau lini produk tergantung pada permintaan spesifik dan atribut dari target segmen.
    FAKTOR-FAKTOR DALAM KEBUTUHAN PELANGGAN
    1.FAKTOR EKSTERNAL
    a. Keluarga
    Keluarga terdiri dari keluarga inti ditambah dengan orang-orang yang mempunyai ikatan saudara dengan keluarga tersebut, seperti kakek, nenek, paman, bibi, dan menantu
    b. Kelas Sosial
    Pengertian kelas sosial menurut Kotler (1993:225) adalah : “Bagian yang relatif homogen dan bertahan lama dalam suatu masyarakat yang tersusun secara hirarki dan yang keanggotaannya mempunyai nilai, minat dan prilaku yang sama” Lapisan sosial dalam masyarakat dapat terjadi dengan sendirinya dalam proses pertumbuhan masyarakat itu, tetapi ada pula yang dengan sengaja disusun untuk mengejar  suatu tujuan bersama. Alasan yang digunakan bagi tiap-tiap masyarakat berbeda-beda, ada yang berdasarkan pada keturunan, kepandaian, kekayaan dan lain-lain.


    c. Kebudayaan
    Kebudayaan menurut Kotler ( 1990: 179) adalah : “Faktor penentu keinginan dan perilaku seseorang yang paling mendasar.” Mempelajari perilaku konsumen sama artinya dengan mempelajari perilaku manusia, sehingga perilaku konsumen dapat juga ditentukan oleh kebudayaan, yang tercermin pada cara hidup, kebiasaan dan tradisi dalam memilih bermacam-macam produk di pasar.
    d. Kelompok Referensi
    Kelompok referensi menurut Kotler dan Armstrong (1997:161) adalah : “Kelompok -kelompok yang memiliki pengaruh  langsung atau pengaruh tidak langsung pada sikap dan prilaku seseorang.” Kelompok referensi mempengaruhi perilaku seseorang  dalam pembelian dan sering dijadikan pedoman oleh konsumen dalam bertingkah laku Anggota kelompok referensi sering menjadi penyebar pengaruh dalam hal selera. Oleh karena itu konsumen selalu mengawasi kelompok tersebut baik prilaku fisik maupun mentalnya. Yang termasuk kelompok referensi ini antara lain; serikat buruh, team olahraga, perkumpulan agama, kesenian dan lain sebagainya.
    2.FAKTOR INTERNAL
    a. Motivasi
    Motivasi menurut Schiffman dan Kanuk (1 991 : 184) adalah : “The driving force within individual that impuls then to action ‘‘ Yang artinya : kekuatan penggerak yang menyebabkan atau memaksa seseorang untuk bertindak atau melakukan kegiatan. Kekuatan penggerak tersebut diakibatkan oleh rasa ketegangan yang merupakan hasil dari akibat tidak terpenuhinya kebutuhan. Setiap manusia secara pribadi baik secara sadar maupun tidak sadar akan berusaha untuk mengurangi rasa ketegangan melalui tingkah laku mereka dalam memenuhi kebutuhannya dan sekaligus untuk mengurangi rasa ketegangan mereka. Seseorang akan mencoba memuaskan kebutuhan yang pertama seperti makan, minum dan tempat tinggal Apabila kebutuhan yang pertama sudah terpenuhi, barulah ia akan mencoba untuk memenuhi kebutuhan yang lain .
    Hirarki- kebutuhan menurut Abraham Maslow yang dikutip oleh Kotler (1993:43-56), adalah sebagai berikut :
    1.Kebutuhan fisiologis, misalnya; makan, minum, tempat tinggal dan sebagainya.
    2.Kebutuhan akan keselamatan, misahya; perlindungan dari bahaya, ancaman, perasaan aman dan lain sebagainya
    3.Kebutuhan sosial, misalnya; perasaan menjadi anggota lingkungan, cinta kekeluargaan, kesenangan, pengakuan orang lain atau kelompok.
    4.Kebutuhan akan penghargaan, misalnya; harga diri, status dan reputasi.
    5.Kebutuhan pernyataan din, misalnya; pengembangan dan perwujud diri, penyelesaian pekerjaan dan kreatifitas.
    b. Persepsi
    Persepsi menurut Kotler (1993:240) adalah : “Proses dimana seseorang memilih, mengorganisasi dan mengartikan masukan  informasi untuk menciptakan suatu gambaran yang berarti dari dunia ini”.
    Faktor utama dalam persepsi yaitu:
    1.Stimulus faktor Yaitu faktor yang merupakan sifat fisik suatu obyek seperti ukuran, warna dan ketajaman.
    2.Individual faktor. Yaitu faktor yang merupakan sifat-sifat individual yang tidak hanya meliputi proses, tetapi juga pengalaman diwaktu yang lampau pada hal yang sama. Dalam keadaan yang sama, persepsi seseorang terhadap produk dapat berbeda  dengan persepsi orang lain.
    c. Sikap
    Sikap menurut Kotler dan Armstrong (1997:173) adalah : “Evaluasi, peranan dan kecenderungan seseorang yang konsisten  menyukai atau suatu objek atau gagasan”. Sikap konsumen berdasarkan pada pandangan terhadap proses belajar baik dari pengalaman ataupun orang lain. Sikap setiap orang berbeda-beda menurut bagaimana cara seseorang memandang atau menilai  sesuatu dan diharapkan bahwa sikap seseorang dapat menentukan prilaku dari orang tersebut dan dari sikap seseorang juga diharapkan  dapat mengetahui cara berpikir seseorang yang dipengaruhi tingkat pmdidikannya.
    Sikap menurut Winardi (I 991 : 135) adalah : “Suatu keadaan mudah terpengaruh yang dipelajari untuk bereaksi dengan cara yang  positif atau positif secara konsisten sehubungan dengan obyek tertentu”. Secara umum sikap dibentuk oleh informasi yang diperoleh  seseorang melalui pengalaman masa lalu dan hubungan dengan kelompok acuan mereka (keluarga dan kelas sosial).


    d. Kepribadian
    Kepribadian menurut Swastha dan Handoko (1997:170) adalah : “Karakteristik psikologis yang berbeda dari setiap orang yang memandang respomya terhadap lingkungan yang relatif konsisten “. Kepribadian seseorang dapat dikatakan sama seperti percaya diri, menghargai sesama, bersifat sosial, berjiwa romantis dan sebagainya
    e. Belajar
    Belajar menggmbarkan perubahan dalam perilaku seseorang individu yang bersumber dari pengalaman. Seringkali perilaku manusia  diperoleh dari mempelajari sesuatu. Menurut Swastha dan Handoko (1 987:84) definisi belajar adalah : “Belajar adalah perubahan-perubahan perilaku yang terjadi sebagai basil akibat adanya pengalaman perubahan-perubahan perilaku tersebut, bersifat tetap atau permanen dan bersifat iebih fleksibel.